Postingan

Percaya Saja!

Ada saat-saat dalam hidup di mana semua terlihat abu-abu dan tidak masuk akal. Rencana-rencana yang sudah disusun dengan rapi rasanya runtuh dalam sekejap. Doa-doa yang kita panjatkan dengan penuh harap terasa seolah-olah tak mendapat jawaban. Dalam momen seperti itu, seringkali kita mudah untuk mulai ragu dan bertanya, “Di mana Tuhan?” atau bahkan, “Masihkah Tuhan peduli padaku?” Namun, justru di titik itulah kita diundang untuk diam dan percaya saja . Percaya bukan berarti kita tahu segalanya akan berjalan mulus dan sesuai dengan keinginan kita. Percaya berarti kita memilih untuk tetap berjalan walau belum melihat ujung jalan. Kita percaya bukan karena situasi dan kondisi kita baik, tetapi karena kita tahu Tuhan itu baik dan selalu ada buat kita. Percaya adalah bentuk ketaatan yang paling dalam, akan selalu menggenggam tangan Tuhan meski mata tak dapat melihat arah. Aku belajar bahwa iman bukanlah tentang memahami segalanya, melainkan selalu mempercayakan segalanya kepada Tuhan. Sa...

Apakah Ini yang Tuhan Maksud?

Dalam hidup, ada masanya aku penuh tanya ketika segala hal tidak berjalan seperti yang aku rencanakan. Aku merasa sudah berdoa, sudah berusaha, dan sudah mengambil keputusan yang menurutku benar. Namun, ketika hasilnya berbeda jauh dari harapan, aku mulai bertanya-tanya, “Apakah ini yang Tuhan maksud? Apakah ini benar-benar bagian dari rencana-Nya dalam hidupku?” Dalam keheningan dan kesendirian, pertanyaan itu berputar-putar di pikiranku tanpa jawaban yang jelas. Aku pernah merasa sangat yakin terhadap sebuah kesempatan dan pekerjaan yang kudambakan, relasi yang kuperjuangkan, serta pelayanan yang kulihat sebagai panggilan hidupku. Ketika semuanya gagal atau berakhir, bukan hanya hatiku yang hancur, tetapi imanku juga terguncang. Aku mulai mempertanyakan apakah aku benar-benar mendengar suara Tuhan, atau hanya mengikuti keinginanku sendiri dan membungkusnya dengan label rohani. Namun, semakin aku merenung dan membaca firman Tuhan, aku belajar bahwa cara Tuhan tidak selalu masuk akal...

Komitmen

Hai Sahabat! Senang bisa menyapa Sahabat lagi. Sepertinya semenjak blog ini dilahirkan, selang beberapa waktu, saya tidak menyapa lagi ya. Yah, maklum saja Sahabat. Dunia nyata yang saya jalani saat ini menuntut untuk benar-benar fokus dulu. Namun, itu tidak mengurangi semangat saya untuk menyapa kembali para Sahabat. Yuk langsung saja kita bercerita yuk! Hari ini kita akan bercerita tentang komitmen.....Kita pasti sudah tidak asing lagi dengan kata komitmen. Selain dalam sebuah hubungan, komitmen juga kerap kali dituntut dalam pekerjaan, dan bahkan dalam pelayanan. Yah, pelayanan lagi... la dong. Karena kita memang tidak bisa lepas dari yang namanya pelayanan. Yesus Kristus telah terlebih dahulu melayani kita. itu artinya, saatnya giliran kita yang harus melayani, melayani Tuhan dan sesama. Apa hubungannya pelayanan dengan komitmen? Tentu saja hubungannya sangat erat. Tanpa komitmen kita pasti tidak mampu melayani sampai saat ini. Apalagi pada masa pandemi saat ini, masa yang kerap ka...

Bersyukur di Tengah Badai

Gambar
Bersyukur ketika bahagia adalah hal yang mudah dilakukan. Sudah naturnya manusia mengharapkan kebahagiaan. Dan, kalau bisa bahagia itu menjadi yang paling utama di deretan angka 1, 2, 3, dst..  Aku, kamu, dan kita semua pasti selalu memimpikan segala sesuatu yang terjadi di dalam hidup akan happy ending, berakhir sesuai dengan skenario yang kita imajinasikan. Namun, kenyataan bahwa kita adalah murid-Nya, membuat kita harus memangkas semuanya itu. Ibaratnya bunga, masih kuncup tapi harus sudah dipotong.  Bersyukur di tengah badai, itu salah satu tantangan yang harus kita lalui. Tentunya kita gak akan pernah sampai ke seberang kalau kita gak berani menyusuri aliran air, menghadapi badai, hingga akhirnya sampai. Semuanya itu sudah menjadi bagian dari perjalanan kita semua. Dan, memutuskan untuk menjalaninya memang harus kita lakukan.  Sakit? Pastinya.... Dia sendiri bahkan tau betapa sakitnya itu. Namun, seringkali Ia mengizinkan rasa sakit itu kita alami supaya kita tahu be...

Blog Perdana!

Gambar
Hai Sahabat!  Senang bisa menyapa Sahabat semua melalui blog ini. Sebelum Sahabat membaca blog-blog selanjutnya dari saya, terlebih dahulu saya akan bercerita sedikit tentang awal mulanya blog ini dicetuskan.  Penulis dari blog ini merupakan orang yang kerap kali aktif di malam hari, bisa dikatakan seperti kelelawar lah. Nah, daripada menghabiskan waktu dengan membaca komik, berimajinasi ria, dan menghitung domba dalam beberapa bahasa, saya akhirnya memutuskan membuat blog ini sebagai tempat untuk menghabiskan waktu sebelum kantuk datang menjelang, dan kegabutan lainnya yang kemungkinan akan datang di waktu-waktu kemudian.  Saya akan menumpahkan isi hati, jiwa, otak, kepala, dompet....eh, eh mulai ngawur.... (balik lagi ke mode serius) 😄 melalui blog ini.  Akhirnya, dengan kesadaran penuh dan tanpa ada unsur keterpaksaan, saya memutuskan akan menumpahkan segalanya nanti melalui blog ini. Untuk itu, pantau terus ya!  Jangan bosan loh ya nunggunya!  Kiranya ...